Kefamenanu,loponews.online – Dalam benak banyak orang, setelah menyelesaikan pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana, khususnya di wilayah NTT pada umumnya, yang menjadi harapan adalah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau minimal menjadi pegawai atau karayawan di kantor.

Hal yang sedikit berbeda dan terbilang unik yang dilakukan seorang pria asal Kuluan, Kabupaten TTU, sebut saja Agustinus Ketmoen, setelah menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Timor tahun 2013 dan meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Matematika ia malah lebih memilih untuk membuka bengkel. Bagi Agustinus memulai karier sebagai montir adalah hobi. Hingga saat ini Agustinus telah membuka bengkel di Kiupasan, Desa Letmafo, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU ini.

Kepada media http://loponews.online di bengkelnya di Kiupasan, senin (20/07/2020), Agustinus mengisahkam suka duka menjadi montir. Menjadi petugas montir, pria ini merasakan kebahagiaan tersendiri karena ia bisa bekerja tanpa ada tekanan dari orang lain karena menurutnya dengan menjadi montir dan memiliki bengkel sendiri ia bisa menjadi bos (manejer) untuk diri sendiri. Selain itu juga menjadi montir dan memiliki bengkel sendiri ia bisa memiliki pemasukan harian dibandingkan dengan menjadi ASN gajiannya bulanan.

Sementara yang menjadi dukanya adalah bahwa ada musim-musim tertentu seperti musim hujan dan masa pandemi seperti ini pengunjung sepi sehingga omset harianya berkurang. ” Ya menjadi montir dan buka bengkel sendiri seperti ini, adalah berkat karena saya bisa menjadi bos untuk diri sendiri dan keluarga, walaupun kadang sepi” ujar pria satu anak ini.

Saat ditanya apakah sampai saat ini punya niat untuk menjadi guru atau ASN, Agustinus tersenyum sambil menggeleng kepala. ” Hingga saat ini saya tidak ada niat untuk jadi guru atau, saya lebih memilih untuk menjadi montir sambil urus keluarga, karena memang saya tidak ada niat, saya dorong ibu saja”. Imbuh pria yang lebih suka disapa Argan ini. (ru_loponews)

Facebook Comments

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *