Kefamenanu, loponews.online – Bagi warga masyarakat Kabuapten Timor Tengah Utara, Propinsi NTT, nama Yosef Tanu sudah tidak asing lagi beberapa bulan terakhir ini. Pasalnya pemilik nama lengkap Yosef Tanu, S.STP, M.Si, dinilai sebagai sosok yang sangat nekat, dimana ia rela meninggalkan statusnya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terjun dalam dunia politik yakni menjadi calon wakil bupati TTU, mendampingi sosok perempuan fenomenal Kristiana Muki, S.Pd, M.Si dari partai Nasional Demokrat (Nasdem). Banyak orang bertanya, siapakah Yosef Tanu, dan mengapa ia rela meninggalkan seragam ASN, bahkan jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum Kabupaten TTU.

Untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut, beberapa waktu lalu, media ini sempat berkunjung ke kediaman Yosef Tanu di Kefamenanu, dan berikut cerita singkat yang diperoleh.

Yosef Tanu, S.STP, M.Si, lahir dari sebuah keluarga sederhana petani tulen, yakni pasangan Bapak Silvester Atini dan Mama Elisabeth Nesi yang hidup di sebuah dusun kecil Sipi, di Desa Nansean, Kecamatan Insana. Masa kecil Yosef dihabiskan di kampung kecil Sipi. Yosef mengenyam pendidikan dasar dan menamatkan SDnya di SDN Sipi. Saat menyelesaikan pendidikan SD, untuk melanjutkan ke tingkat SMP di tahun 80 an adalah hal yang sedikt sulit, pasalnya di kampung sipi saat itu, anak – anak seusia Yosef atas permintaan orang tua lebih memilih untuk menjadi gembala sapi dibandingkan dengan sekolah lanjut ke SMP atau jenjang pendidikan lebih tinggi. Sempat terbesit dalam benak Yosef untuk menjadi gembala sapi seperti teman – teman sebayanya, namun atas dorongan dan motivasi dari bapak Silvester dan mama Elisabeth akhirnya Yosef melanjutkan pendidkan SMP nya di SMP Mamsena.

Setelah menmatkan SMP di mamsena, semangat dan kesadaran untuk sekolah dari Yosef ini mulai timbul, sehingga ia kemudian mendaftar di SMA Negeri 1 Kefamenanu. Sebagai seorang anak kampung, Yosef merasa penasaran dan ingin tahu tentang kehidupan anak – anak di kota. ” Ya ternyata anak – anak di kota juga tidak terlalu beda jauh dengan di kampung , dan biasa – biasa saja” imbuh Yosef polos.

Setelah menamtakan pendidikan SMA Yosef lalu mengkuti tes masuk ke Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana Kupang, dan ia dinyatakan lulus sehingga ia sempat kuliah di Undana selama satu tahun (1999 – 2000). Ketika kuliah di Undana saat itu ia teringat cerita bapak Silvester bahwa ada satu sekolah yang orang bisa kuliah gratis yaitu Sekolah Tinggi Pemerintahan dalam Negeri (STPDN). Hal itu kemudian membuat Yosef memilih untuk mengikuti tes masuk STPDN. ” Ya saat itu saya pikir, bapak dikampung ini orang petani, kalau saya kuliah terus di Undana kemungkinan saya tidak bisa selesai karena orang tua saya pasti tidak punya uang cukup untuk saya kuliah, karena itu saya akhirnya ikut tes STPDN dan puji Tuhan saya dinyatakan lulus pada tahun 2000″cerita Yosef.

Saat menyelesaikan pendidikan di STPDN, rekan – rekan seangkatanya ada yang memilih untuk tetap bertugas di Kemendagri, tetapi Yosef lebih memilih untuk kembali ke TTU. Alasan Yosef memilih untuk pulang ke daerah TTU adalah bahwa ia ingin menerapkan ilmu ia dapat di STPDN di daerah TTU. ” Satu hal yang saat itu saya mimpikan adalah saya ingin memotivasi saudara – saudara di TTU bahwa daerah kita ini bisa menjadi daerah pertanian yang baik yang bisa menghasilkan sesuatu yang berguna, dan dapat meningkatkan perekonomian kita. Karena Itu setelah kembali selain saya kerja sebagai ASN di kantor saya mencoba untuk memberikan contoh berkebun dan puji Tuhan kebun yang saya kelola bisa menghasilkan sesuatu yang sangat berguna. saya budidaya pepaya kalifornia, dan beberapa tanaman lain yang bernilai ekonomi besar seperti yang ada di kebun saya sekarang” cerita Yosef sambil senyum.

Biodata Yosef Tanu :

Nama Lengkap : Yosef tanu, S.STP, M.Si

T T L : Sipi, 1 Juni 1980

Istri : Fridolin Marlyn Dhae, S.Si

Anak 1. Maria C.E Putri Naibobe

2. Peter J. Putra Naibobe

3. Leonarda P. D Naibobe

Ayah : Silvester Atini

Ibu : Elisabeth Nesi

Hasil Liputan Tim Redaksi loponews.online

Facebook Comments

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *